Senin, 18 Februari 2019

PELATIHAN

 
 
 
 
PROSES PEMBELAJARAN TENTANG BLOGGER




 BELAJAR MENGUPLOAD KEGIATAN KIM SRIKANDI GEDONGAN




SEBAGIAN ANGGOTA KIM SRIKANDI BELAJAR MEMBUAT E-MAIL




DAN ADA JUGA YANG MENCARI RESEP MAKANAN DI YOUTUBE

SELAYANG PANDANG



Bank Sampah “ARSA MANDIRI”
Jl. Sawunggaling Dalam
Kelurahan Gedongan




Siswa-siswi SDN Gedongan 02 mengunjungi perpustakaan
Yang berlokasi di Gedongan II / 39




Tim Penggerak PKK membuat onde-onde
Langsung bersama pemiliknya , Ibu Darti Susilah
di Gedongan II / 67
Pleno Tim Penggerak PKK
di Ruang PKK Kelurahan Gedongan
Yang dihadiri semua anggota.






Pertemuan Rutin Posyandu Lansia
di Ruang Pertemuan Kelurahan Gedongan
Yang dihadiri  pengurus , tenaga medis dari Puskesmas Gedongan beserta Bapak / Ibu Lansia se- Kelurahan Gedongan

KERJA BAKTI





warga Gedongan Timur RW. IV
melaksanakan kerja bakti serentak , guna memberantas nyamuk Aedes Aegypthy
dan mengurangi terjangkitnya penyakit DBD / Demam Berdarah


Kamis, 17 Januari 2019

PRODUK UKM "Darti Susilah" SAAT MEMERIAHKAN MOJOFEST 2019

Pemkot Mojokerto melalui Disperindag Kota Mojokerto menggelar event Pameran Lokal "Mojopahit Festival 2019" dan "Launching e-commerce"di Taman Benteng Pancasila, pada tanggal 16 januari 2019.
Berbagai produk unggulan IKM seperti batik, sepatu, makanan dan kerajinan tersedia. Ukm darti susilah terpilih untuk melakukan demo membuat onde -onde di sana, di saksikan ibu walikota mojokerto yang baru. 
#mojokerto
#majumelangkahayoberbenah
#kotamojokertomelangkah

Senin, 07 Januari 2019

PERTEMUAN RW










Dalam acara yang rutin diadakan di RW IV Lingkungan Gedongan Timur Kelurahan Gedongan yang dihadiri oleh Pengurus RW IV  dan juga masyarakat sekitar.
Pada pertemuan kali ini Sabtu pada tanggal 05 Januari 2019 yang bertempat di kediaman bapak RW
Yaitu Bp.Alexander Wensen membahas masalah Keamanan lingkungan.
Rapat atau pertemuan ini dipimpin oleh Bapak alex ( Ketua RW IV ) dimana dalam lingkungan kita
perlu adanya Siskamling demi terjaganya keamanan lingkungan yang kita huni.
Dan perlu juga apabila kita akan bepergian jauh dan mungkin lama maka hendaknya sebisa mungkin
dititipkan pada tetangga sekitar.






Rabu, 02 Januari 2019

POSYANDU GEDONGAN RW. IV

 KEGITAN POSYANDU KELURAHAN GEDONGAN.

Kelurahan gedongan mempunyai  4  RW dan 14 RT. dan disetiap rw terdapat posyandu. di mana  di RW 01 mempunyai nama posyandu NANGKA.
RW 02 mempunyai nama posyandu RAMBUTAN
RW 03 mempunyai nama posyandu MANGGA
RW 04  mempunyai nama posyandu APEL

tujuan diadakannya posyandu disetiap RW adalah memberikan informasi kepada masyarakat yang mempunyai balita agar lebih mengerti status gisi anak balita dan naik turun berat badan balita. yang ada di kelurahan gedongan. dengan kita memberikan semangat kepada ibu balita agar mau rutin menimbangakan balita ke pos yandu maka akan lebih mudah mendeteksi apabila ada balita yang kekurangan gizi. karena generasi yang sehat akan menjadi pemimpin bangsa yang dapat kita banggakan.
selain penimbangan diposyandu juga melaksanakan kegiatan pemberian vit A dan penyuluhan tentang asi eklusif, stanting , makanan pendamping yang harus diberikan kepada balita yang sudah berusia 6 bulan.
balita sendiri juga mempunyai tempat bermain bersama diposyandu. dengan mainan atkp yang ada balita akan senang dan betah berada di posyandu. perpustakaan yang ada di gedongan juga mempunyai andil membawa sebagian buku untuk dibaca oleh ibu balita dan anak balita. agar ibu balita mempunyai wawasan yang dapat digunakan membimbing balita dirumah.

pelaksanaan posyandu adalah tanggung jawab kita bersama bukan hanya kader posyadu tetapi juga ibu balita kususnya dan warga sekitar pada umumnya.

AKBP SUHARSI : JANGAN TAKUT PECANDU NARKOBA MELAPORKAN DIRI, TIDAK AKAN DIPENJARA

AKBP Suharsi Kepala BNN Kota Mojokerto
Adakalanya seseorang terjebak dalam suatu pergaulan yang berdampak pada penyalahgunaan narkoba.  Ada juga mereka karena putus asa akibat suatu masalah yang sulit untuk dihadapinya.  Bisa jadi karena broken home dan karena ingin coba-coba.  Kalau sudah terjerumus demikian maka mereka bisa menjadi pecandu berat.  Lerlebih lagi kondisi keluarga yang tidak punya perhatian maka, semakin parahlah dan usaha untuk sembuh sangat sulit.  Oleh karena itu masyarakat perlu tahu bahwa, pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara.
Mengapa demikian?  Berikut penjelasan AKBP Suharsi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto.  Anggapan  masyarakat bahwa penyalahgunaan narkoba adalah perbuatan criminal yang menjadi aib keluarga dan dipenjarakan serta dikucilkan,ternyata tidak  menyelesaikan masalah.  Menurut Suharsi, sebaiknya pemahaman harus seimbang bahwa penyalahgunaan narkoba adalah penyakit kronis dan kambuhan yang menyebabkan gangguan fungsi dan gangguan perilaku sehingga memerlukan pertolongan
Upaya penangananya melalui proses rehabilitasi secara menyeluruh daberkelanjutan sampai pulih.  Pemecahan masalah seperti proses rehabilitasi secara menyeluruh dan berkelanjutan sampai pulih.  Pemecahan masalah seperti  ini dikenal sebagai pendekatan berimbang (balance approach) antara hukum (kiminal) dan kesehatan (hak asasi) yang telah dianut secara nasional.
Tindakan memenjarakan penyalahgunaan/pecandu  tanpa mendapat layanan rehabilitasi medis dan social mengakibatkan proses pemulihan penyalahguna/pecandu tidak akan tercapai. Penyalahguna /pecandu yang melaporkan diri untuk mendapat layanan rehabilitasi tidak dipidana.
Oleh karena itu sang Polwan ini menghimbau kepada masyarakat yang keluarganya mengalami gangguan atau pecandu narkoba silakan datang ke kantor BNN yang ada di Jl. Surodinawan Kota Mojokerto. “ jangan takut dipenjara selama ingin sembuh” kata Suharsi . BNN Kota Mojokerto siap membantu masyarakat untuk rehabilitasi sampai sembuh.  BNN  bekerjasama dengan para pihak sesuai dengan kebutuhan untuk merehabilitasi, baik bidang medis, sikologis dan yang lain.(ri)

Minggu, 30 Desember 2018

HAUL KE-18 RIYANTO, PEMUDA PEMBERANI BANSER DALAM MENJALANKAN TUGAS PENGAMANAN NATAL

Penyerahan bendera pusaka ke Wakapolres Mojokerto kota-foto fandy
Danramil 0815/01 Prajurit Kulon Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Cpl Sumaryono mewakili Dandim 0815, Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., menghadiri Haul Ke-18 Almarhum Sahabat Riyanto, bertempat di Kantor PCNU Kota Mojokerto, Jalan Suromulang Raya, Nomor 09, Citra Surodinawan Estate (CSE), Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (30/12/2018).
Hadir dalam kegiatan antara lain, Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol Hadi Prayitno, SH, mewakili Kapolres Mojokerto Kota, Camat Prajurit Kulon diwakili Staf Tramtib Mujiono, Pengurus PCNU Kota Mojokerto, Kepala Satkorcab Banser 04-XII Kota Mojokerto M. Syahrial Eka CB, Pengurus GP Ansor dan Banser Kota Mojokerto. Haul Ke-18 Sahabat Riyanto, Anggota Banser NU Korban Bom Malam Natal Tahun 2000 silam saat bertugas di Gereja Eben Haezer, Jalan Kartini, Nomor 4, Kota Mojokerto, diselenggarakan Satkorcab Banser 04-XII Kota Mojokerto.

Kirab Haul Riyanto dari kantor NU-foto fandy
Dalam kesempatan itu Wakapolres Mojokerto Kota  Kompol Hadi Prayitno, SH mengatakan, sebagai pemuda keberanian  almarhum Riyanto sewaktu menjalankan tugas patut di apresiasi. Selain membantu tugas kepolisian, Riyanto sebagai pemuda Banser berani dan berkorban demi saudaranya yang sedang menjalankan ibadah saat merayakan natal. Ucapan serta ungkapan yang sama juga di sampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto, H. Junaedi Malik, SE yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Haul Ke-18 Sahabat Riyanto bertujuan untuk mengenang jasa-jasa almarhum  semasa hidupnya. “Perjuangan Almarhum Sahabat Riyanto anggota Banser NU Kota Mojokerto harus dikenang dan dilestarikan, karena almarhum telah berkorban untuk membela NKRI dari kekejaman teroris. Almarhum juga telah menunjukan semangat toleransi beragama,” ungkapnya.
Sementara, Pengurus PCNU Kota Mojokerto, KH. Mahmud Tantowi, mengajak bersama-sama untuk menjaga kedaulatan NKRI, karena NKRI harga mati. “Semangat kepahlawanan Riyanto juga harus dan layak kita contoh demi menjaga NKRI,” pungkasnya.
Ziarah makam Riyanto-foto Fandy
Usai tahlil dilanjutkan Kirab Panji Kehormatan dengan berjalan kaki dari Kantor PCNU menuju Lapangan Prajurit Kulon, serta Ziarah ke Makam Almarhum Sahabat Riyanto di TPU Kelurahan Prajurit Kulon, Jalan Raya Cinde. Untuk diketahui Sahabat Riyanto, Anggota Banser NU Kota Mojokerto yang bertugas melaksanakan pengamanan di Gereja Eben Haezer, Jalan Kartini, Nomor 4, Kota Mojokerto, pada malam Natal tanggal 24 Desember Tahun 2000 silam.  Almarhum  menjadi korban bom Natal saat mengamankan bom tersebut demi menyelamatkan Jemaat Umat Kristiani yang sedang melaksanakan Misa Perayaan Natal. Tidak hanya itu Keluarga besar Banser berkunjung ke rumah sahabat Amir sbg saksi kejadian meledak nya bom di gereja Eben Haezer, yang saat itu menjadi saksi dan teman Riyanto saat bertugas.(jen/ri)

Kamis, 27 Desember 2018

“OPREK” CARRY BUATAN ’94 LAYANAN TELECENTER MOBILE JELAJAHI SUDUT SUDUT KOTA


“OPREK” Mobil Cary buatan tahun 1994, menarik perhatian Walikota Mojoketo Hj.Ika Puspitasari.  Hal ini terlihat paska penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto kepada tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto, KAMIS 27/12/2018.  Ning Ita, panggilan Walikota baru ini, langsung menghampiri Mobil Carry yang digunakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam dunia internet.
Bertempat di TPA Randegan Ning Ita menyampaikan, dengan adanya mobil telecenter ini warga Kota Mojokerto bisa belajar dan memanfaatkan semaksimal mungkin. Internet menjadi pemicu kegiatan ekonomi masyarakat untuk sekarang ini. Terutama di dunia perdagangan, mulai perdagangan besar bahkan perdagangan berskala kecil pun menggunakan internet. Pemerintah Kota Mojokerto dengan dinas-dinas terkait akan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanannya, bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk bisa menampung dan memasarkan produk-produk buatan warga Kota Mojokerto di skala besar melalui internet ini. Mengingat saat ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat dalam melakukan aktifitas kehidupan, paparnya.
Tidak dipungkiri akan banyak mobil-mobil telecenter seperti ini untuk membantu masyarakat Mojokerto untuk belajar dan memamahi arti penting internet itu sendiri, dalam membantu perekonomian, dan pendidikan di wilayah Kota Mojokerto. Pemerintah Kota Mojokerto juga melakukan pendampingan dalam semua Pelayanan masyarakat, Dinas-Dinas terkait juga akan malakukan penyuluhan, pembelajaran serta sosialisasi kegunaan akan internet itu sendiri.

PEMBENTUKAN KIM "SRIKANDI" KELURAHAN GEDONGAN



Pembentukan KIM SRIKANDI Kelurahan Gedongan Kec. Magersari Kota Mojokerto pada tanggal 17 Desember 2018 . Berlangsung lancar, dan membuahkan hasil sebuah kepengurusan yang falid.